7 Hal Yang Membuat Betah Di Rumah

7-hal-yang-membuat-betah-di-rumah

7 Hal Yang Membuat Betah Di Rumah
 - "Baiti jannati, rumahku adalah surgaku." meski masih berstatus sebagai kontraktor alias belum punya rumah sendiri, tapi aku tetap menganggapnya ini adalah rumahku.

Pun dua kali menetap di rumah yang berbeda, aku tetap beranggapan rumahku adalah surgaku. Jadi sebisa mungkin rumah kubikin nyaman.

Apalagi aku adalah tipikal anak rumahan yang bakalan betah meski seharian #dirumahaja. Tahukah kalian kalau leyeh-leyeh di rumah ini sanggup membuatku bahagia ... tim mager mana suaranyaaa?

Hmmm kok bisa sih seharian di rumah tapi bikin bahagia? Apa nggak bosen? Jenuh? Nah, ini dia 7 hal yang membuat betah di rumah.

1. Melihat rumah yang tertata rapi

Kebersihan adalah sebagian dari iman, bukan kah begitu Marimar? Terlebih aku memang sedikit perfeksionis untuk urusan kerapihan, jadi sebisa mungkin setiap hari minimal sekali aku menyapu lantai rumah.

Selain itu agar rumah tampak rapi selalu, sesekali aku berbenah perabotan, membersihkan debu-debu dengan rajin mengelap perabotan, dan merapikan barang-barang ke tempatnya semula.

Nah untuk yang terakhir ini kadang kalau sedang malas ya kubiarkan begitu saja barang-barang berserakkan di meja. Terutama meja kerja suami, hahaha karena yaaa ... dia lah yang sering kali lupa, bahkan hampir selalu tidak mengembalikan barang pada tempatnya huhuhu.

Maka dari itu, sejak dini aku mulai mengajarkan pentingnya kebersihan dna kerapihan pada si kecil. Yaaa, hitung-hitung mengurangi jatah omelanku tiap harinya hahaha.

2. Melihat tanaman hijau di halaman

halaman-rumah

"Rumahnya dibeli saja, sayang sudah cantik begini."
komentar manis seperti ini seringkali terdengar ketika sedang berbelanja di pasar dekat rumah.

Bukan tanpa sebab beberapa orang berujar demikian, karena memang penampakan halaman rumah kami makin hari makin hijau. Bahkan semakin rimbun dipenuhi tanaman hias, sampai-sampai bapak mertua pernah ikutan nyeletuk seperti ini ...

"Kowe dodolan kembang ta, Ning?" (red: Kamu jualan tanaman kah, Ning?) hahaha.

3. Masakan tersedia di meja makan

Sesekali ketika niat memasak itu datang, aku pasti bahagia sekali. Nutrisi makanan sehat keluarga kecilku terpenuhi, tapi ... belakangan aku mulai malas masak nih.

Karena hampir sebulan penuh kami pulang ke Surabaya, kan kalau di rumah mertua yang masak mbak-mbak asisten hehe, jadinya keenakan deh hihihi.

Eh ... Begitu balik ke Malang di rumah sendiri malah bingung mau masak apa ya hari ini? Hmmm.

4. Kamar mandi yang wangi dan bersih

Lagi dan lagi soal kebersihan, biasanya nih kalau kamar mandi bersih bisa dipastikan seluruh rumahnya bersih pula.

Begitu juga kamar mandi di rumah, kalau habis dibersihkan seminggu dua kali. Kamper khusus kamar mandi kusebar ke beberapa sudut, kemudian menyemprotkan pewangi ruangan. Hmmm, dijamin deh mandinya bakalan lama hahaha saking bahagianya.

5. Tempat tidur yang bersih

Hahaha dan masih seputar kebersihan. Tempat tidur yang bersih itu istimewa sekali buatku, istirahat jadi lebih nyenyak dan optimal.

Apalagi kalau sehabis ganti seprei, hmmm rasanya kaki ini enggan berhenti bergerak menikmati tempat tidur yang nyaman dan wangi.

6. Isi kulkas penuh dan lengkap

isi-kulkas-rapi

Terutama ketika kelar belanja bulanan, mulai dari stok daging, ayam, bakso, sosis, hingga sayuran, buah-buahan, juga stok camilan lengkap ada semua di kulkas ... dududu bahagianya aku.

7. Cucian dan setrikaan beres semua

Jangan biasakan menumpuk pakain kotor hingga berhari-hari, dijamin akan berlanjut ke jumlah setrikaan yang menggunung.

Ujung-ujungnya ya bakalan disetrika kalau mau dipakai doang, hiks ... kan bikin sepet mata ya.

Meski memiliki asisten rumah tangga harian, ketika ia izin tidak masuk kerja pun. Sebisa mungkin cucian baju tidak menumpuk.

**

"This place used to be a home, but now it's just a house for me ..."

Ya, aku sempat terhenyak dengan kalimat tersebut, bagaimana mungkin tempat tinggal yang nampak mewah ternyata penghuninya merasa hampa :(

Coba kalian lihat YouTube channel Boy William yang #dibalikpintu, bukan melulu menampilkan rumah mewah nan glamour, tapi tayangan tersebut aku belajar untuk selalu banyak bersyukur.

Meski ini baru sekadar rumah kontrakan, tapi penghuni di dalamnya insya Allah betah dan bahagia.

Semoga kalian juga begitu ya, karena bagaimanapun rumah adalah tempat kita kembali pulang, beraktivitas dan tidur bersama keluarga.

Jadi, jangan lupa bahagia ^^

***

Tulisan ini diikutsertakan dalam rangkaian Nulis Bareng Ning Blogger Surabaya, dengan tema "Hal yang membuat bahagia setiap waktu."

Comments

  1. Astagaaaa Mama Bear, kok yo enak nemen ini!
    Mau jugah diriku gitu.

    Rumah bersih, rapi, apik dan wangi, dibersihin ama pembokat yang sopan dan baik dan patuh ama kita.

    Tanaman di depan rumah hijau dan asri, dan bunga-bunga bermekaran, karena pembokat nggak telat nyiramnya tiap hari.

    Meja makan penuh makanan dengan beberapa lauk yang enak dan sehat, dimasak pembokat.

    Kamar mandi kinclong dan wangi, air lancar!
    Kamar dan ranjang nyaman, udaranya sejuk, spreinya lembut, kasurnya empuk, bantalnya juga.

    Kulkas penuh semua, ada bahan makanan lengkap, juga jajanan.
    Dan keranjang cucian kotor selalu kosong!

    Duh yaaa, pengen bobok dulu rasanya diriku.
    Eh satu lagi, anak-anak udah mandi dan wangi dan kenyang.

    Masha Allaaahhh, kapan kiranya bisa terjadi padakuh hahahaha
    *ngayal jadinya gegara mama Bear :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahahahaha nggak selalu art sesuai dengan maunya kita kok mbak, kadang ya ujug-ujug izin 3 hari di saat yang tidak tepat wkwkwk

      Delete
  2. Kalau ada 7 hal itu, saya juga pasti betah di rumah terus. Apalagi kalau untuk mewujudkan itu semua banyak yang bantuin alias tidak dikerjakan sendiri

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mbak, art salah satu support system kami :)

      Delete

Post a Comment